Pembantuku jadi Pelampiasan Nafsu Seks Papaku - Cerita Orang Dewasa

Breaking

Post Top Ad

ARTISQQ

Post Top Ad

POLOQQ

Senin, 25 Juni 2018

Pembantuku jadi Pelampiasan Nafsu Seks Papaku

Cerita Orang Dewasa - Pembantuku jadi Pelampiasan Nafsu Seks Papaku


Cerita Orang DewasaSaya melihat kejadian itu sendiri, iya kejadian Pembantuku jadi Pelampiasan Nafsu Seks Papaku, pada waktu itu saya berusia 15 tahun. Dan masih ingat sampai sekarang, nama saya Jojo sekarang saya sudah duduk di kelas 3 SMU, jadi insiden telah berlangsung selama hampir 3 tahun dan saya tidak pernah menceritakannya kepada siapa pun. Meski akhirnya menjadi bayangan dalam ingatanku. Bahkan sekarang ketika aku mengingatnya.

Saya ingin melakukan itu dengan seorang gadis. karena pengalaman mengintip Papa dengan pembantu saya adalah seperti jejak di ingatan saya. pada waktu itu saya baru pulang dari sekolah karena ada pertemuan guru jadi saya pulang lebih cepat dari biasanya. Seperti biasa saya langsung pulang ke rumah, karena pintu depan di kunci lalu saya melewati pintu belakang.

Saya membuka pintu belakang dan ketika saya melewati kamar Mbak Lilis, pembantu rumah tangga saya, saya mendengar desahannya. Saya pun penasaran dan memutuskan untuk mengintip lewat gudang belakang yang bersebelahan dengan kamar Mbak Lilis, kamar mbak Lilis sebenar nya besar, tapi karena di baut jadi dua, 1 untuk penyimpanan barang-barang bekas, dan 1 lagi di buat jadi kamar mbak Lilis, maka terlihat kamar nya sedikit sempit.

Dengan menaiki tangga di gudang dengan bebas saya bisa mengintip kamar Lilis mbak. Dari sana au lihat papa saya menjilat vagina Lilis mlak, saya jadi jelas melihatnya karena tubuh Lilis begitu halus dan kuning langsat, sehinngga dari tempat saya jadi jernih, berbeda dengan warna bulu lebat hitam mengkilap.

Dan dengan lembut membenamkan wajahnya di vagina Lilis, penisku berdiri saat itu juga. tak lama papa pun merangkak di atas tubuh mbak Lilis tapi kontolnya pas di depan muka mbak Lilis, dengan begitu papa mudah memasukan kontolnya kedalam mulut mbak Lilis dan langsung mengulumnya, tangan mabk Lilis memegang pantat Papa yang sedikit bergoyang.

Puas dengan posisi seperti itu, seperti dalam kisah perselingkuhan orang dewasa, Papa melakukan posisi 69 dengan memasukkan kontol di mulut Mbak Lilis, sedang pus Mbak Lilis dia juga dihancurkan dari bawah, karena posisinya berada di bawah Ms. LIlis yang diarahkan memeknya dari atas. ayah. Lama waktu mereka saling mematahkan satu sama lain dan menghisap kontol dan pussy yang kedengarannya baik karena ditampar oleh ludah mereka.

Akhirnya Papa kembali mengubah posisi sekarang dia mengangkat kaki Lilis mbak ke pundaknya, dan dia memasukkan kontolnya pada memlek Lilis mbak dengan langsung menghujamkan pada memeknya sudah terbuka dengan lebar. Mbak Lilis menghela nafas "E ... nak ... Pak .... .te ... oh ... sir ... aaauuuoowww .... .ououuuwww ... .aagghh ... aagghh ..." sambil memegang tangan Papaku. Sama seperti dalam Cerita Dewasa.

Sebenarnya, keringat membasahi tubuh mereka, dengan saling menggosok mereka masih menyeimbangkan permainan seks masing-masing. "Gan ... ti ... posi..si..la ... gi..lis ... ..ya .. sayang ..." Melihat Lilis mengangguk Papa mengubah posisi kembli. Ia memiringkan tubuh Lilis dan dari belakang ia menghujamkan kontolnya.

Tetek Lilis terlihat mengayun lebih keras. Pukul kocok, semakin keras juga Lilis tetek menari dan ketika Papa meremas dari belakang. Mbak Lilis menghela nafas sambil menggelinjang "A ... yo..pak ... ce ... pat ... pak ... aaagghh ... aagghh ... e..nak ... pak ..." Papa mermas teteknya sambil berkata "Tunggu ... sa .. yang ... nan ... ti ... kamu ... a..kan .. a ... tep ... lebih dari ... ini .. "kata Papa.

Sekarang Mbak Lilis menungging, dengan menggendong kontolnya papa mencoba memasukkan ke dalam lubang vagina lil mlak dari belakang. "Oouuuuupppssss ... aaaauuugghh ... .uuuuuuu ... ta ... han ... sa..yang ..." Setelah Kontolnya masuk, Papa kembali untuk memindahkan pantatnya dari belakang dengan gerakan bolak-balik . Sesekali dia berhenti penisnya.

Mbak Lilis merintih tidak lagi menghela nafas ketika Papa berputar kontolnya di memek, "OOuugghhh ... ..ooouuuwww ... .. ..mat ... pak ... .ooouugghh ... .oouugghh ..." Papa tersenyum dan mencoba mengambil air mata Lilis dari belakang, seperti seorang pemain dalam Kisah Dewasa dan setelah dia pegang jangan lupa dia meremas bahkan sampai Mbak LIlis menghela napas lagi dengan nafsu dan nafas.

Tak disangka papa begitu kuat, bukan mengakhiri permainannya tapi malah menyuruh mbak Lilis untuk menungging dan langsung saja di sorong dari belakang oleh papa dan di goyang cepat oleh papa, saat itu juga mbak Lilis mengerang kenikmatan yang luar biasa, "Aagghhhh,,, Agghhhhh,, aaaagghhhhhh, uuaahhhhhh,, ehhhmmmmm " dan menggigit pelan bibirnya.

Ketika dilihat Lilis sudah kehabisan tenaga, karena dia tidak sanggup mengguncang. Akhirnya Papa berbalik, sekarang dia berada di bawah tubuh Papa. Dengan cepat ayah menghujamkan kontolnya, dan dia memindahkan pantatnya ke atas pada tubuh Mbak Lilis. Semakin lama semakin cepat ia menggoyangkan pantatnya sampai akhirnya.

Papa berkedut dan memeluk tubuh telanjang Lilis "Lis ... .a..ku..dah ... keluar ... sa ... .. aaaagghhh ... aaagghhh ..." Ayah memeluk tubuh Lilis sampai dia hampir tidak bisa bernapas. Tapi begitu Papa merasa dia telah melepaskan maghmannya, dia mengendurkan pelukannya di tubuh Mbak Lilis, sekarang dia terkulai di samping Mbak LIlis. dan mereka saling tersenyum.

Saat itu saya turun dari tangga, dengan sangat hati-hati. Bagaimana tidak, kakiku bergetar karena aku menahan nafsu juga. dan begitu aku masuk ke dalam kamar, aku bergidik, tidak tahu harus berbuat apa. Sejak saat itu saya sering memasang mata dan telinga untuk mendengar dan melihat tingkah laku Papa dan mbak Lilis, pembantu saya.

Bahkan saya pernah melihat mereka melakukan adegan seperti Cerita Orang Dewasa, pada malam hari. Saat itu mereka memasuki garasi dan ketika saya mengintip. Ternyata mereka melakukannya di mobil, saat itu saya tidak bisa melihat dengan jelas tetapi goyangan mobil memastikan mereka melakukan hubungan seks. Dan ketika saya menunggu di luar pintu garasi.

Setelah beberapa saat, saya melihat Ayah keluar lebih dulu. Setelah itu baru mbak Lilis keluar dengan pakaian masih kacau. Saya sengaja keluar dari tempat persembunyian saya, Lilis terkejut melihat saya. Aku menatapnya tanpa mengatakan apa-apa, dan meninggalkannya dengan tatapan sinis, dan sejak hari itu aku tidak melihat Lilis, mungkin dia merasa malu. Atau Ayah punya rumah lain, saya tidak tahu.


ARTISQQ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

 AQUAQQ