Nikmatnya Bermain Dengan Berondong Muda - Cerita Orang Dewasa

Breaking

Post Top Ad

ARTISQQ

Post Top Ad

POLOQQ

Jumat, 22 Juni 2018

Nikmatnya Bermain Dengan Berondong Muda

Nikmatnya Bermain Dengan Berondong Muda


Cerita Orang Dewasa - perkenalkan saya seorang wanita yang telah memasuki usia 35 tahun, tetapi sampai sekarang saya belum menikah. Orang-orang berkata saya terlalu pemilih sehingga meskipun saya telah sukses dengan karir saya, banyak pria takut mendekati saya, dan saya merasa seperti sedang santai. Tetapi mereka mengatakan saya begitu sempurna untuk didekati dengan karier yang sukses dan wajah yang begitu indah sehingga mereka takut untuk mendekati saya.

Mungkin karena itu saya akan menjadi wanita yang masih menyandang gelar jomblo hingga saat ini. Saya akan tinggal sendirian di rumah besar ini, hanya pelayan saya yang telah bersama keluarga saya selama beberapa dekade dan sekarang tinggal bersama saya, orang-orang sudah lanjut usia dan saya biasa memanggilnya Bi Inah. Meski begitu ia tetap bekerja dengan lesu apalagi masakannya enak banget.

Bahkan sering membuat saya tidak makan habis, karena begitu enaknya makanan bi Inah. Tapi begitu aku merindukan belaian seorang pria, aku juga ingin melakukan adegan seperti di Cerita Orang Dewasa. Tapi saat ini aku tidak menjalin hubungan dengan seorang lelaki, jadi aku ingin mencumbu lelaki dalam hidupku tapi sampai sekarang aku belum menemukan sosok itu.

Mungkin benar jika banyak yang bilang aku terlalu pemilih, tapi aku tidak terlalu pemilih tapi aku selalu sibuk dengan pekerjaan. Jadi saya lupa sedikit jika saya memiliki teman, dan saya baru saja menyadarinya. Saya sangat merindukan seorang pria, terutama mama saya sering bertanya ketika saya menikah, yang membuat saya merasa pusing.

Berbagai cara saya coba buka hati untuk pria. Sampai akhirnya saya kencan buta yang membuat teman saya, dia memperkenalkan saya kepada seorang pria. Kamipun mengadakan pertemuan pada waktu itu di sebuah kafe, ketika kami makan tiba-tiba datang seorang pria muda yang tahu pria yang bersamaku "Om Ivan .. apakah ini Om?" Kata pria muda itu.

Pria bernama Ivanpun menjawab "Ooh .. teman ini Om .. mengenalkan namanya Dilla" Dia juga menjabat tanganku, dan setelah sedikit basi dia juga meninggalkan kami. Dan saya melihat dia bernyanyi di kafe, suaranya cukup bagus dan saya melihat pria muda itu sangat keren. Jika saya tidak salah dia mengatakan namanya Galih, dan ketika mata kami bertabrakan ada sesuatu yang bergetar di dada saya.

Saya bahkan lebih kagum ketika dia membawa saya naik ke podium di kafe. Dan nyanyikan lagu romantis di sana, setelah itu kami juga bertukar nomor pin. Kemudian saya pulang tetapi selama perjalanan, bukan orang Ivan yang memperkenalkan saya tetapi Galih selalu dalam ingatan saya bahkan saya berharap untuk bertemu lagi dengannya.

Sebenarnya saya ingin menghubungi Galih tapi saya malu, saya lihat dia masih berumur 20 tahun. Saya yakin umurnya belum memasuki 25 tahun, jadi saya malu mengekspresikan perasaan saya. Sampai akhirnya saya merasa senang Galih menghubungi saya dengan obrolan seperti ini "Siang hari .. cantik" saya terkejut tidak percaya, dan tidak berani membukanya.

Tapi saya pikir jika dia akan bosan terlalu lama. Akhirnya saya akan membalas dan sejak itu kami sering terhubung melalui BBM, hingga akhirnya beberapa kali kami bertemu. Meskipun tidak ada kata cinta yang keluar dari mulut kita tetapi saya rasa itu sudah cukup, bisa berjalan bersama dengan Galih saya pikir sangat bahagia.

Hingga suatu hari seperti biasa Galih mengajakku ke pesta teman-temannya, awalnya aku menolak karena malu jika harus bertemu dengan temannya. Tapi Galih terpaksa bahkan mulai merayuku dengan kata-kata manisnya, akhirnya aku akan pergi bersamanya. Galih berulang kali memuji kecantikanku bahkan ketika dia ada di pesta teman-temannya, dia berbisik sayang padaku.

Buat aku tersipu-sipu "Tuh..kan kau terlihat seperti mereka .. lebih cantik kamu bahkan sayang .." Aku dari sore pergi ke salon hanya untuk berpakaian seperti lelaki muda yang masih berkisar 25 tahun, dengan riasan yang pas dan juga penampilan yang dibuat seperti mereka. Saya juga melihat hasilnya sangat memuaskan saya terutama Galih sering menggodaku dengan kata-kata romantisnya.

Singkat cerita kami pulang dari pesta teman-temannya dan saya menyuruhnya untuk mampir ke rumah saya. Dia ingin masuk ke rumahku untuk pertama kalinya, Bi Inah suka mendapat kejutan "Wow .. non tumben bawa teman ke rumah .. nak lagi .." Aku melotot ke arahnya dengan senyum rileks Bi Inah masuk ke dalamnya lagi dengan minuman dan makanan ringan lalu masuk kembali.

Sementara saya mengobrol lama dengan Galih, dan tidak merasa waktu sudah semakin larut. Aku yakin Bi Inah tertidur karena itu aku berani menggoda Galih dengan mengganti pakaian tidurku yang hampir transparan. Saya juga menggunakan parfum yang bisa meningkatkan gairah dan sengaja saya tutup diri ke Galih dengan pura-pura menambah minumannya.

Ketika tanganku menyapu wajahnya, Galih langsung menangkap tubuhku dengan memeluknya. Seluruh tubuhku pun di ciumin oleh galih dan itu membuat aku kegelian "iiigghh,,, galiih,,, jaannggannnn  aaaaaggghh,,," kataku manja yang tidak mau melepaskan pelukannya, dia juga mengerti apa maksudku karena aku hanya mengatakan itu, dia masih mencium seluruh tubuhku .

Sampai habis semua pakaian yang aku kenakan dan dengan mudah Galih menusuk kontolnya di memekku yang sudah menunggunya dari sebelumnya "OOouuugghhh .... ooouuuggghh ... aaagggghh ... aaaagggghh .... aaaagggghhh ... aaaaggghhh ..." Mendengar Galih juga menghela nafas sambil mengayunkan tubuhku dan aku memegang pundaknya yang agak berotot.

Seperti layaknya pemain Cerita Orang Dewasa Galih terus bergoyang, kali ini lebih cepat lagi dia mengenjotkan penisnya yang membuat aku mengerang levih keras lagi "Oouuugghhh,,, Gaaliihhhh,,,,  aaaaggghhhh,,, trussss ssaaayyaaannngggggg" Enaknya permainan seperti Cerita Orang Dewasa kali ini, berulang kali saya sudah semburkan kenikmatanku.

Dia Terus mengenjot dan sering merubah gaya nya waktu diatas tubuhku, sementara aku hanya mengelus badannya dengan mesra dan menggigit lengan nya dengan lembut sehingga membuat Galih mengerang "Oouuugggghhhh,,,,  aaagggghhhhm,,,,, aaaaggggghhhhhhh".. galiiiih ... aaaaggghhh ... aaaggghhh. .nikmaaaat ... aaaaggghhh ... aaghhh .. "Aku menghela napas sambil menggigit bibirku

Dan Galih mempercepat goyangannya sampai Galih mengerang hebat,, "Ooooouuuggggghhhhhhh,,, aaahhhhhhh,, aaaaaggggghhhhhhhh,,, Aaaaaagggghhhhh,,," Akhirnya muncrat juga larva hangat yang kelaur dari penis Galih yang memuaskanku, lalu aku mengapit tubuhnya dengan kedua kaki ku, serasa tidak mau melepaskan kenikmatan yang tiada tara itu, hinga aku dan Galih pun terus melakukan nya berkali-kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

 AQUAQQ